📰 Berita Sekolah

LDKS SMPIT Al-Qomar: Kepemimpinan Dibentuk dari Kebiasaan Kecil

5 Oktober 2026
Al-Qomar Muthmainnah, Tegal Alur
LDKS SMPIT Al-Qomar: Kepemimpinan Dibentuk dari Kebiasaan Kecil

Dalam sesi pembuka LDKS SMPIT Al-Qomar Muthmainnah, Kepala Sekolah Ahmad Budi Setiawan menekankan tiga hal kepada siswa: berani bicara dengan adab, berorganisasi, dan berilmu dengan akhlak Islami.

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMPIT Al-Qomar Muthmainnah diikuti 16 kelompok, terdiri dari 8 kelompok putra dan 8 kelompok putri, masing-masing beranggotakan 8 sampai 9 siswa. Di sesi pembuka,disampaikan materi tentang berani bicara dan berpegang pada adab.

Ada tiga pesan utama yang beliau sampaikan.

1. Berani bicara dan berpegang pada adab.

Berani bicara tidak berarti paling keras. Pemimpin menyampaikan pendapat dengan jelas dan dengan cara yang tidak merendahkan orang lain. Pendapat yang benar pun kehilangan nilainya kalau disampaikan dengan kasar.

2. Berorganisasi.

Dalam kelompok yang beranggotakan delapan sampai sembilan orang, siswa sudah merasakan sendiri bahwa tidak semua ide diterima dan tidak semua tugas enak. Organisasi berjalan ketika setiap orang mau mendengar, mau dibagi tugas, dan mau bertanggung jawab atas bagiannya.

3. Karakter yang berilmu dan berakhlak Islami.

Pintar tanpa akhlak berbahaya. Akhlak tanpa ilmu mudah tersesat. Al-Qomar menginginkan keduanya berjalan bersama dalam diri setiap siswa.

Beliau mengutip sabda Rasulullah ﷺ:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Kullukum rā'in wa kullukum mas'ūlun 'an ra'iyyatih. "Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Kepemimpinan tidak menunggu jabatan. Hari ini siswa memimpin diri sendiri: bangun tepat waktu, shalat tepat waktu, dan menyelesaikan tugas. Besok mereka memimpin kelas, kelompok, dan keluarga.

Di akhir sesi, beliau menitipkan tiga hal:

Hormati guru dan orang tua dengan sikap, bukan hanya dengan ucapan.

Berani menolak ajakan yang salah, sekalipun datang dari teman dekat.

Mulai dari yang kecil: merapikan kelas, menyapa lebih dulu, membantu teman yang tertinggal.

"Kepemimpinan dibentuk dari kebiasaan kecil yang diulang setiap hari."

📌 Berita Lainnya