šŸ“° Berita Sekolah

Sederhana tapi bermakna

30 Juli 2026
Al-Qomar Muthmainnah, Tegal Alur
Sederhana tapi bermakna

Setiap pagi, guru dan tenaga kependidikan SIT Al-Qomar Muthmainnah berdiri di depan gerbang menyambut kedatangan siswa-siswi. Tradisi kecil ini menjadi cara sekolah menanamkan adab, kehangatan, dan rasa aman sejak langkah pertama anak masuk lingkungan sekolah.

Setiap pagi, guru dan tenaga kependidikan SIT Al-Qomar Muthmainnah berdiri di depan gerbang menyambut kedatangan siswa-siswi. Tradisi kecil ini menjadi cara sekolah menanamkan adab, kehangatan, dan rasa aman sejak langkah pertama anak masuk lingkungan sekolah.

Konten Lengkap (draf):

Setiap pagi, sebelum bel pertama berbunyi, para guru sudah berdiri berjajar di depan gerbang sekolah. Senyum, salam, dan sapaan hangat menjadi hal pertama yang diterima setiap anak begitu turun dari kendaraan orang tua.

Kegiatan menyambut siswa ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah bagian dari pembiasaan adab yang diterapkan SIT Al-Qomar Muthmainnah: mengucap salam, bersalaman dengan guru, dan memulai hari dengan hati yang tenang. Anak-anak diajak terbiasa menyapa dengan sopan, menatap wajah, dan menjawab salam — hal-hal sederhana yang kelak menjadi kebiasaan besar dalam kehidupan mereka.

Bagi guru, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengenali kondisi setiap anak. Wajah yang murung, langkah yang lesu, atau justru semangat yang berbinar — semua terbaca sejak menit pertama. Dari sinilah guru bisa menyesuaikan pendekatan sepanjang hari, memastikan setiap siswa merasa dilihat dan diperhatikan.

Sesederhana apapun kegiatan ini terlihat, dampaknya besar. Anak belajar bahwa sekolah adalah tempat yang menyambutnya dengan hangat, bukan sekadar tempat belajar. Dan dari gerbang itulah, hari yang penuh makna dimulai.

šŸ“Œ Berita Lainnya